si mpunya lembaran putih

Senin, 22 Desember 2008

di Hari Ibu itu aku...

Tanggal 22 desember kemarin semua orang tahu klo itu adalah Hari Ibu Nasional. Aku teringat dengan kata-kata Nabi Muhammad SAW ketika mengharuskan kita mencintai Ibu kita. Bahkan beliau menyebutnya tiga kali sebelum kemudian kita menghormati ayah kita.
Oke, sekarang aku akan bercerita tentang Ibuku.
Ibuku pernah menjadi seorang single parent. Orangtuaku bercerai mulai dari aku SD sampe aku mengecap bangku kuliahan (mau tahu rasa bangku kuliahan? sepet! ^__^).
Klo dipikir-pikir aku begitu salut pada Ibuku. Dia berjuang sendiri membesarkan ketiga anaknya. Mulai dari merias pengantin, membuat kue-kue, menjahit pakaian, dekorasi kamar pengantin, dia kerjakan. Ayahku hanya sesekali mengirimkan uang sekolah. Kondisi ekonomi yang sulit membuatnya tidak bisa mengirim banyak.
Masa-masa itu mungkin masa-masa tersuramku sebagai remaja. Tetapi entahlah, sekarang justru aku bersyukur pernah mengalaminya. Dan alhamdulillah aku gak seperti remaja-remaja yang mengalami brokenhome lainnya. Aku jauh dari sergapan narkoba dan pergaulan liar lainnya yang terkadang dijadikan pelarian para remaja yang brokenhome. Itu semua karena aku memiliki Ibu yang sangat luar biasa.
Sekarang beliau sudah menikah lagi dengan seorang pria keturunan madura yang masih abang adek ama Pepeng Jari-jari. Aku baru tahu kalo calon suami Ibuku itu adalah adeknya si Pepeng ketika masa lamaran. Aku heran, nih artis ngapain dateng, eh ga taunya dia abangnya calon suami Ibuku itu.Mau tau lebih jauh? Ternyata eh ternyata Ibunya calon suami Ibuku (bacanya ribet gak sih?) adalah mantan guru SMPnya Ibuku. What a small world!
Dan Ayah kandungku sekarang juga sudah menikah dengan seorang wanita yogya dan sudah memiliki 2 orang anak, adik-adikku. Allah memang luar biasa dalam membuat skenario kehidupan. DIA dengan sangat hebatnya memutar balik keadaan kami, dari kesusahan menjadi kemudahan.
~~~**~~~
Lebih lanjut mengenai Ibuku...
Beliau pernah menjadi inspirasiku ketika aku ditunjuk untuk mengisi muhasabah dalam suatu acara. Aku mengingat kembali wajah Ibuku. Mengenang kembali perjuangannya membesarkanku. Peluh dan airmatanya. Obrolan kami ketika aku memijat pundaknya yang lelah setelah seharian merias. Dan tangisku tumpah seketika ketika aku teringat belum berbuat banyak untuknya. Aku teringat ketika aku berbohong kalau kuliah dan skripsiku baik-baik saja hanya untuk tidak menambah beban pikirannya. Aku merasa bersalah saat itu. Aku rasanya belum sekalipun membuatnya tersenyum...
Aku pernah menjadi editor freelance untuk sebuah penerbitan buku. Dan ketika aku menyerahkan honorku, beliau malah berkata, "udah simpen aja, mama seneng kok kamu udah bisa nyari duit sendiri"
Sekarang, gak pernah terputus dalam doa setelah sholat untuk kebahagiaannya. Aku bermimpi untuk memberangkatkan beliau berhaji dengan rezeki yang kudapatkan. Semoga mimpi itu terlaksana sebelum beliau kembali ke pangkuan-Nya...
~~~**~~~
di Hari Ibu itu aku mendengarkan lagu Bunda yang dinyanyikan oleh Melly Goeslaw. Mataku terpejam, dan mataku kembali berkaca-kaca mengingat betapa besar jasa Ibuku yang tak mungkin kubalas itu...

8 komentar:

Arsy庭心 Suly Kasmaja mengatakan...

hiks...hik...(terharu), mataku jadi berkacaca-kaca, akupun sama bangganya dengan ibuku, coba klik ini:
http://faradisuly.multiply.com/journal/item/106/Bunda.....Selamat_Hari_Ibu_ya....I_Love_You....I_Proud_to_be_your_daughter

Diah Pitaloka mengatakan...

subhanalloh....
Ibu....
Di blahan dunia manapun....
Ibu jadi yang paling berharga (Amin Ya Allah...)

eRie ... mengatakan...

semoga dikabulkan mimpinya....... ^__^

maulana akbar mengatakan...

amin....doain aku yah...semangat!

Akhwat petualang (ApeL) mengatakan...

IBu, youre the best,

ibu nyaabidnida mengatakan...

semoga niat baiknya untuk memberangkat ibu naik haji terkabul, Amin...........

fuad celebes mengatakan...

iye bar ribet bar, apalagi waktu nt cerita ke ane, pepeng itu kan adeknya suami ibu gua "waduh sumpah gak nyambung gue waktu itu" hehehe

mudah2an bar,impian kita di training2 kita yang bermimpi bisa menggendong ibu kita lari lari kecil antara sofa dan marwah dapat terwujud
amiiiin

maulana akbar mengatakan...

amiiinnnn....Ya Allah kabulkan do'a hamba-hamba-Mu yang tulus ini Ya Allah...