si mpunya lembaran putih

Jumat, 09 Januari 2009

tentang konsistensi perbuatan....

Pernah melihat seekor burung yang sedang membangun sarangnya? Saya pernah, walau cuma lewat media televisi sih ^__^
Seekor burung dalam membangun sarang tidak seperti manusia yang cukup membangun rangka, mengaduk semen, mencampurnya dengan batu dan pasir, ditutupi dengan batu bata dan genteng, sudah!
Seekor burung membangun sarangnya dari ranting-ranting kecil yang dia temui ditanah. Dia cari ranting-ranting yang terjatuh dari pohon. Dia ambil satu, kemudian terbang ke tempat dia membangun sarang, dan menaruhnya disitu. Kemudian dia terbang lagi mencari ranting lainnya, dan kembali melakukan hal yang sama, berulang-ulang. Satu persatu dia susun dengan hanya menggunakan paruhnya yang mungil. Dia tata sedemikian rupa hingga akhirnya sarang tersebut nyaman dia jadikan tempat tinggal. Mahasuci Allah yang telah menginspirasi seekor burung yang tak berakal untuk membangun sarangnya layaknya seorang arsitektur.

Contoh lain? Tahu binatang bernama berang-berang? Pasti tahu donk yah. Dia tinggal di sekitar sungai. Dalam membangun sarang dia cukup unik. Pertama dia membendung aliran sungai dengan menebang sebuah pohon kecil dengan giginya. Dia taruh beberapa batang, kemudian dia cari ranting-ranting yang kemudian disusun diatasnya. Kemudian dia menambalnya dengan lumpur yang di tepuk-tepuk dengan ekornya. Tidak itu saja, bahkan dia membangun ruang-ruang didalam bendungan tersebut. Sekalilagi, Maha Suci Allah yang telah menginspirasi berang-berang tadi.

Sekarang ayo kita berbicara tentang sikap konsisten kita akan suatu perbuatan.
Coba kita lakukan hal ini: kita tabung uang kita secara cicil 100 rupiah perhari kedalam sebuah celengan. Hanya seratus rupiah, tidak lebih. Ada yang bisa? Untuk beberapa hari pertama mungkin hal itu bisa kita lakukan. Kita tabung uang kita seratus...seratus...seratus...
Tapi menginjak beberapa hari setelahnya terkadang timbul dalam pikiran kita, "Ah, langsung aja ah saya tabung seribu rupiah. Jadi sampai 10 hari kedepan saya gak usah nabung 100-100 lagi". Nah, disinilah mulai timbul ketidak konsistenan kita.

Begitu juga dalam hal perbuatan baik. Misal: Waktu Ramadhan kemarin. Kita berazzam dalam diri untuk mengkhatamkan Al-qur'an dalam waktu sebulan. Berarti kurang lebih kita membacanya 1 juz perhari, atau 2 lembar selepas sholat fardhu. Tapi, karena banyak hal, banyak dari kita yang lagi-lagi tidak konsisten dengan mengumpulkan bacaan kita di satu waktu. Hingga akhirnya kita lelah dalam bacaan kita yang justru jadi tidak khidmat. Dan mungkin saja target tadi tidak tercapai.

Padahal kita ini manusia, yang diciptakan Allah SWT dengan akal. WHY?

Di kelompok pertemuan mingguan saya dengan teman-teman halaqoh, kami mencoba untuk konsisten melakukan amalan-amalan kebaikan. Dan karena sifat manusia yang sering lupa dan khilaf, kami membuat suatu perjanjian. Satu ikhwah mengingatkan untuk agenda tilawah, satu ikhwah lain ditugaskan untuk mengingatkan agenda shaum sunnah, yang lain lagi mengingatkan untuk sholat sunnah, dan lain untuk ibadah yang lain. Ini kita lakukan, karena upaya kita untuk konsisten secara individu kadang sulit.

Sekedar mengingatkan, sebuah amalan, walaupun kecil, jika dilakukan secara konsisten akan bernilai luar biasa di mata Allah. Dan bisa jadi justru hal kecil tadilah yang akan memberatkan timbangan amal kebajikan kita di hari perhitungan nanti. 

10 komentar:

Sutisna Abu'Azkiya mengatakan...

jzklh,ini trik yg bagus dan belum saya terapkan di halaqoh saya.
insya Allah hal ini akan coba saya utarakan pd prtemuan yg akan datang.
Agar pas mutaba'ah tdk trlalu mencolok perbedaannya.
syukur2 bisa seragam.

maulana akbar mengatakan...

iya, jadi kita bisa benar-benar berlomba dalam kebaikan.

maulana akbar mengatakan...

iya, jadi kita bisa benar-benar berlomba dalam kebaikan.

Sutisna Abu'Azkiya mengatakan...

inilah nilai positif dunia maya,
kita bisa lebih mudah bagi2 ilmu dan pengalaman.
*punya tips buat Qiyamullail?

rini andharyani mengatakan...

wah, subhanallah...
terima kasih sudah di ingatkan...

Iin Nurinayah mengatakan...

simple but touching me......
good good good....^__^

fuad celebes mengatakan...

Subhanallah keren amat kelompok antum bar ^_______^ sapah tuh yang bina huehuehuehue

fuad celebes mengatakan...

semoga mengingatkannya juga konsisten yooo,jangan minggu pertama doang heheheheheh,maap2 92134777 blon send QL nya,HP eror

fuad celebes mengatakan...

punya masalah dulu,pasti rajin QL nyah hehehe becanda kang ^__^

fuad celebes mengatakan...

"dari Abu hurairah:sesungguhnya rabb kami yang maha berkah lagi maha tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam,lalu berfirman:barang siapa yang berdoa,mka Aku akan kabulkan.barng siapa yang memohon, Aku perkenankan dan barang siapa yang meminta ampun maka akan Aku ampuni (HR.Al-Bukhari)

"sesungguhnya Allah membentangkan tanganNya di Malamhari , agar orang yang bersalah di siang hari bertobat"( HR Muslim)

sayang kan kalo gak QL???? kecuali buat orang2 yang yakin kalo siang harinya dia gak bersalah (gak mungkin banget ya?)

nah kalo kita mah ini kang,buat nyemangatin QL...