si mpunya lembaran putih

Selasa, 30 Desember 2008

masihkah kita...

Ini adalah hari terakhir di tahun 2008. Dan seperti di malam-malam pergantian tahun sebelumnya, akan ada banyak orang yang merayakannya dengan segenap bentuk acara. Pesta barbeque, kembang api, nonton, tiup terompet, dan puncaknya adalah menghitung detik-detik menjelang jam 12 malam teng!
Akan ada banyak perusahaan yang menggelontorkan pundi-pundinya untuk mendatangkan artis-artis dengan biaya yang buanyaaakkkk bgt! Penuh canda-tawa, kegembiraan, kemeriahan, dan hura-hura yang......sesaat. Hanya sesaat.
Aku bingung, kenapa begitu banyak orang yang dengan senangnya menyambut pergantian tahun masehi? Bukankah itu pertanda bumi sudah sedemikian tua, dan mungkin ajalnya akan datang sebentar lagi? Bagaimana jika ketika hitungan mundur mereka sudah mencapai angka 1 dan teriakan Happy New Year digemakan, terompet sangkakala dibunyikan?

3 komentar:

-IUA-PPI- Abang Kalash - mengatakan...

hehe....hura2 memang menyenangkan bagi mereka.
bgm dgn di palestin?

Nami Hatta mengatakan...

pesta taon baru bukan tradisi umat muslim, tp banyak umat muslim yg ikut2an .., gimana donk ..?!?

Sutisna Abu'Azkiya mengatakan...

tahun baru ini adalah kado terindah buat rakyat palestin.
Dimana disana banyak syuhada yg akan menghuni surgaNya.
Semerbak bunga kesturi,lantunan ayat2 cinta yg dikumandangkan malaikat Allah menambah bahagia para syuhada.
Seharusnya kita ngiri karena kita tak pernah tau apakah kita akan meninggal seperti mereka?