si mpunya lembaran putih

Senin, 22 Desember 2008

tracking di curug cilember...

Hari jumat-minggu kemarin aku jalan-jalan bareng temen-temen pers kampus. Sekedar touring ke puncak, menghilangkan penat. Nyewa villa murah yang cuma dipake buat istirahat. Sisanya seharian kita jalan-jalan didaerah puncak.
Hari sabtunya kita tracking ke curug cilember. Klo cuma sampe curug 7 ato 5 kita dah biasa. Tapi hari itu kita coba naik ke curug 4.
Tracknya cukup rumit. Karena cuma berupa jalan setapak yang licin dan berlumpur. Penuh dengan semak berduri dan pacet yang setia banget menghisap darah dari kaki ato tangan kita. Ihhhh...
Kita lalui terus jalan yang rumit tadi. Bahkan sampe berpikiran, "siapa sih yang buka jalan? nanggung banget!" hehehehe...
Akhirnya kita sampe juga di curug 4. Sepi bgt, karena emang jarang pengunjung yang dateng ke sana. Biasanya mereka cuma sampe curug 5. Kita puas-puasin deh foto-foto di tempat itu. Sambil main-main air yang dinginnya ngalahin air kulkas...berrr.....
~~~***~~~
Allah memang luar biasa. DIA melukis sebuah pemandangan yang sangat indah di tempat itu. Air yang tak henti-hentinya mengucur deras dari balik bebatuan yang tersusun secara fantastis.
Dari pengalaman berkunjung ke curug 4 itu aku mendapat satu hikmah. Ternyata keindahan yang ingin kita dapatkan harus kita lalui dari perjalanan yang melelahkan. Bebatuan dan duri tajam akan kita lalui. Kesulitan demi kesulitan akan kita temui. Dan setelahnya, lihatlah...Allah telah memberikan akhir perjalanan yang sangat memuaskan. Begitu juga dalam menjalani hidup kita ini. Memang akan selalu bertemu dengan yang namanya ujian dan cobaan. Onak dan Duri. Kerikil-kerikil tajam yang melukai kaki. Tetapi setelah itu, kemudahan akan kita raih...

6 komentar:

arnia arni mengatakan...

wah asik nih...trus mana dunks poto2 na....

maulana akbar mengatakan...

masih di utak-atik...

arnia arni mengatakan...

ditunggu yap...

Sutisna Abu'Azkiya mengatakan...

Duh jadi rindu naek gunung nich,
dah lama banget saya ga naek gunung,terakhir 2thn lalu di gede pangrango pulang2 tangan kiri bengkak kena pacet daun.

Nami Hatta mengatakan...

yg nunggu .. penasaran !! :)

maulana akbar mengatakan...

duh,yg sabar ya. orang sabar di sayang Allah lho...